Apa
itu Bisnis Startup?
Startup sendiri
secara literal, adalah rintisan. jadi bisnis startup dapat
dikatakan sebagai bisnis rintisan. Lantas apa yang membedakan startup dengan
usaha kecil menengah?
Bisnis startup adalah bisnis
rintisan yang diharapkan dapat tumbuh dan menguasai ceruk pasar secara cepat
dan selanjutnya menjadi perusahaan yang besar. Bisnis startup biasanya
lebih mengutamakan ide-ide baru dan memberi solusi permasalahan bagi konsumen.
Bisnis startup juga biasanya
mengandalkan teknologi untuk membantu pertumbuhan bisnis, maka tidak salah jika
sebagian orang memandang bisnis startup merupakan bisnis yang
bergerak di bidang teknologi.
Sedangkan usaha kecil menengah itu bisnis yang
tidak memfokuskan usahanya untuk menjadi perusahaan besar dan memiliki skala
target pasar lebih terbatas. Misalnya saja tukang cukur, pengrajin tas,
pengusaha sepatu, dan lainnya.
Saat ini istilah startup digital lebih banyak
digunakan untuk menjelaskan perusahaan yang berbau teknologi, web, Internet dan
yang berhubungan dengan ranah tersebut.
Kenapa demikian? Hal tersebut terjadi dikarenakan
istilah startup sendiri mulai populer secara Internasional pada masa ‘bubble
dot-com’.
Fenomena bubble dot-com adalah ketika banyak
perusahaan dot-com yang didirikan secara bersamaan pada periode1998-2000.
Pada masa tersebut, perusahaan sedang
gencar-gencarnya membuka website pribadinya. Makin banyak orang yang mengenal
Internet sebagai ladang baru untuk memulai bisnis.
Dan waktu itu pula lah, startup lahir dan
berkembang. Namun, banyak ahli juga berpendapat bahwa startup tidak hanya
perusahaan baru yang bersentuhan dengan teknologi, dunia maya, aplikasi atau
produk, tetapi bisa juga mengenai jasa dan gerakan ekonomi rakyat yang bisa
mandiri tanpa bantuan korporasi-korporasi yang lebih besar dan mapan. Bisnis
startup memiliki karakteristik tersendiri yang membedakan dengan bisnis usaha
kecil menengah.
Karakteristik
bisnis startup
Untuk mengindetifikasi perbedaan signifikan antara
bisnis startup dan juga bisnis usaha kecil menengah, berikut
adalah karaktersitik startup:
·
Modal yang digunakan akan tergantung dengan
pergerakan bisnis
·
Usia perusahaan kurang dari 3 tahun
·
Pendapatan perusahaan selama satu tahun kurang dari
USD 100.000
·
Berfokus pada perkembangan bisnis yang cepat
·
Produk yang dihasilkan biasanya adalah upaya untuk
mengisi pasar dan juga menjawab kebutuhan masyarakat yang belum ada sebelumnya
·
Mengandalkan lebih banyak teknologi informasi
dan elektronik
·
Model bisnis yang adaptif sesuai kebutuhan pasar
Peluang
Bisnis Startup di Indonesia
Di Indonesia sendiri sebenarnya memiliki
banyak peluang untuk mendirikan bisnis startup. Terdapat
lebih dari 1000 pelaku bisnis startup di
Indonesia dengan perkembangan yang cukup baik. Bahkan di beberapa daerah, telah
memiliki komunitasnya sendiri, misalnya di Bandung ada Bandung Digital Valley
dan Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia. Bahkan beberapa perusahaan besar
melakukan program rutin inkubasi dan pelatihan bisnis seperti halnya Google
Gapura Digital.
Meski sudah banyak pemain, bidang
bisnis startup di Indonesia sejatinya belum bervariasi
seperti startup di Amerika serikat. Di Indonesia para pelaku
bisnis startup lebih banyak menjalankan bisnis
karakteristik game, layanan marketplace, dan
juga penyedia informasi.
Jika Anda ingin memulai bisnis startup di
Indonesia carilah celah pasar yang sudah ada lalu berinovasi pada produk Anda.
Tips dalam Mendirikan Bisnis Startup
Mendirikan startup memang
tidak mudah, banyak perintis yang jalan ditempat bahkan gagal dan menyerah
begitu saja. Untuk itu, kami memberikan beberapa tips bagi Anda untuk memulai
bisnis startup.
1. Bentuk tim yang solid dan jaga konsistensi
Sebuah startup harus
didirikan dan dijalankan dengan tim yang solid. Tanpa tim yang solid
bisnis startup tidak akan berkembang bahkan akan
menimbulkan kegagalan.
untuk membentuk tim yang solid, Anda dan tim
Anda harus memilik visi yang sama. Anda juga perlu menetapkan komitmen bahwa
usaha yang dijalankan adalah usaha yang berkelanjutan.
Tim yang solid juga akan memengaruhi citra
bisnis Anda dihadapan para investor dan juga shareholder.
2. Terus bertanya, jangan berpuas diri
Hal yang membedakan bisnis startup dan
juga usaha kecil menengah adalah bagaimana Anda dapat berfikir
kritis dan juga inovatif. Anda harus berfikir untuk dapat membuat pasar baru.
Anda juga tidak boleh merasa puas dengan
hasil yang Anda dapatkan dari bisnis Anda. Teruslah mencari-cari sela yang
masih kosong di pasar-pasar yang sudah ada.
Seorang pelaku startup adalah
terus bertanya dan juga memberikan jawaban baru bagi permasalahan dan juga
pasar yang sudah ada.
3. Carilah Investor yang dapat menguntungkan bisnis
Anda
Tips dalam mencari investor adalah
dengan menyesuaikan visi, model bisnis, dan produk Anda.
Karena jika bisnis Anda memiliki perbedaan
visi dengan investor, bisnis Anda tidak akan
berkembang. investor besar tidak melulu
menguntungkan Anda.
Banyak investor yang
hanya mencoba memanfaatkan nilai bisnis Anda dan merugikan. Jangan takut dan
mengemis pula dengan investor. Jika bisnis Anda sudah
memiliki nilai yang baik, maka dengan sendirinya investor akan
datang kepada Anda.
4. Idealisme penting, mentor lebih penting
Mendirikan bisnis terutama startup tidak
semata-mata mengandalkan pengetahuan pribadi dan juga rekan kerja saja. Anda
juga perlu mentor untuk mengenal ekosistem dan juga cara kerja pada bidang
bisnis Anda.
Pelaku startup gagal
karena sering kali mengabaikan masukan dan kekeuh dengan
idealisme yang dibangun. Karena idealisme yang Anda memiliki belum tentu sesuai
dengan ekosistem bisnis dan pasar Anda.
5. Selalu buat roadmap usaha
Roadmap adalah
petunjuk untuk menjalankan suatu hal untuk mencapai tujuan. seringkali para
pelaku startup gagal karena melupakan hal-hal sepele namun
penting seperti membuat roadmap dan master
timeline.
Dua hal tersebut berguna untuk menganalisis
ide, pertanyaan-pertanyaan, riset, dan juga memantau jalannya usaha Anda.
6. Andalkan Digital Marketing
Startup dan digital marketing seperti
dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Namun beberapa startup gagal
karena terlalu fokus pada pemanfaatan teknologi digital dan lupa untuk memanfaatkannya
untuk pemasaran.
Anda dapat mengandalkan Google
Ads, SEO dan juga sosial media. Anda juga perlu
mendaftarkan diri Anda pada mesin pencari untuk merespon masukan, membangun
citra, dan juga membangun brand sesuai
karakteristik bisnis startup Anda.
7. Percaya Diri
Kunci yang paling utama dari pelaku startup adalah
percaya diri. Memang sulit menjalankan bisnis tapi bukan berarti Anda harus
patah semangat atau kekurangan percaya diri ketika bisnis Anda mengalami
kegagalan.
Anda juga tidak boleh kehilangan fokus ketika
Anda jatuh. Ingat, kegagalan bukan berarti Anda benar-benar gagal.
Kegagalan adalah katalis agar bisnis Anda
menjadi lebih kuat.
Perkembangan Bisnis Startup Digital di
Indonesia
Bisnis
startup terus berkembang meskipun banyak yang gagal. Hampir
setiap saat muncul startup-startup baru dari penjuru dunia termasuk Indonesia
yang merupakan salah satu pasar yang sangat menarik, namun belum dioptimalkan
secara maksimal.
Menurut riset pada tahun 2017 ini, tercatat
bahwa pengguna Internet di Indonesia telah mencapai 133 Miliar, dan tentunya
akan terus bertambah setiap tahunnya. Selain itu daya beli masyarakat juga
meningkat sesuai dengan pendapatan per kapita masyarakat yang naik. Hal ini
secara tidak langsung ikut memengaruhi perkembangan industri digital. Bisnis
startup di Indonesia yang paling banyak diminati adalah game dan aplikasi
edukasi.
Selain proses pembuatan game dan aplikasi
edukasi yang relatif mudah, startup jenis ini memiliki pangsa pasar yang
potensial dan terbuka di Indonesia. Dengan berkembangnya social media dan
smartphone, pasar untuk mobile game dan social game ikut berkembang dan semakin
besar.
Sementara itu untuk aplikasi atau website
yang bergerak di bidang e-commerce dan informasi, tantangannya di Indonesia
masih cukup besar dikarenakan masih minimnya penggunaan kartu kredit.
Ada beberapa faktor yang mendukung
perkembangan startup di Indonesia, yaitu :
a. Masyarakat Indonesia
selalu terbuka dengan teknologi baru.
Jika kita lihat saat ini ada banyak sekali
pengguna Internet aktif di Indonesia maka akan berdampak pada peluang bisnis
yang juga semakin besar.
b. Jumlah penduduk
Indonesia yang banyak.
Banyaknya penduduk maka kebutuhannya juga
banyak dan tentunya juga akan menjadi peluang bisnis yang besar.
c. Pelayanan startup yang
baik.
Semakin baik dan bagus pelayanan sebuah
startup, hal ini merupakan karaktersistik bisnis maka konsumennya juga semakin
banyak.
d. Modal dari investor serta dukungan pemerintah.
Tanpa modal, maka bisnis apapun tak kan bisa
berkembang. Dukungan dari pemerintah pun menjadi penentu berkembangnya sebuah
startup, jika pemerintah tidak mendukung maka startup sangat sulit untuk
berkembang.
Nama:Cendy Habibah
Azzi
Kelas/No Absen:
XI BDP 3/08
“TUGAS BISNIS
ONLINE BAPAK BUDIYANTORO”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar